Dekat, Cepat, dan Humanis: Layanan Dukcapil melalui Bidan Praktik Mandiri Raih Apresiasi Publik
15 Jan 2026
Teluk Kuantan 15 Januari 2026 - Upaya Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Kuantan Singingi dalam mendekatkan layanan administrasi kependudukan kepada masyarakat kembali mendapat apresiasi positif. Layanan Dukcapil yang terintegrasi melalui Bidan Praktik Mandiri (BPM) dinilai memberikan kemudahan nyata, khususnya bagi masyarakat yang baru mengalami peristiwa kelahiran.
Melalui kerja sama ini, masyarakat tidak lagi harus datang langsung ke Dinas Dukcapil untuk mengurus dokumen kependudukan anak yang baru lahir. Proses pengajuan akta kelahiran, Kartu Keluarga, hingga Kartu Identitas Anak (KIA) dapat difasilitasi langsung oleh bidan tempat persalinan, sehingga layanan menjadi lebih dekat, cepat, dan humanis.
Sejumlah warga menyampaikan apresiasi atas kemudahan layanan tersebut. Mereka menilai kolaborasi Dukcapil dengan Bidan Praktik Mandiri sangat membantu, terutama bagi ibu pasca melahirkan yang membutuhkan layanan cepat tanpa harus meninggalkan masa pemulihan. Selain menghemat waktu dan biaya, pelayanan ini juga memberikan rasa nyaman dan kepastian hukum sejak dini bagi anak yang baru lahir.
Pada akun media sosial "Jenia Ramadhanti" menyampaikan apresiasinya "Terima kasih kepada Disdukcapil Kuantan Singingi , selesai lahiran langsung dapat akte kelahiran gratis, sangat mantap dan luar biasa semoga sukses trus buk bidan Irmayanti dan disdukcapil dan sangat membantu masyarakat untuk memudahkan pengurusan akte kelahiran semoga program ini terus berjalan ke depannya"
Pada akun Mutiara Eronika juga menyatakan "terima kasih Disdukcapil Kuantan Singingi telah membuat program akte dengan mudah dan cepat".
Kepala Dinas Dukcapil "Mahviyen Trikon Putra, SE" juga menyampaikan bahwa layanan ini merupakan bentuk komitmen Dukcapil dalam menghadirkan pelayanan publik yang adaptif dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Menurutnya, pendekatan jemput bola melalui fasilitas kesehatan, termasuk Bidan Praktik Mandiri, menjadi strategi penting untuk meningkatkan cakupan kepemilikan dokumen kependudukan.
“Pelayanan adminduk harus hadir di titik-titik terdekat masyarakat. Kami menilai Bidan Praktik Mandiri sangat dekat dengan masyarakat, disinilah dirasakan negara hadir sejak awal kehidupan warga, memastikan setiap anak memiliki identitas hukum yang sah sejak dini,” walaupun ini baru diuji coba di beberapa BPM masyarakat sudah merasakan manfaat dari kemudahan layanan ini, ujarnya.
Ke depan untuk mewadahi Bidan Prakrtek Mandiri yang tersebar di wilayah Kuantan Singingi , Dinas Dukcapil merencanakan akan menjalin kerja sama dengan Ikatan Bidan Indonesia (IBI) wilayah Kuantan Singingi selaku wadah profesi bidan untuk memperluas dan mempekuat kolaborasi dengan para bidan khususnya yang praktek mandiri.
Bidan Praktek Mandiri “Irmayanti,” yang buka praktek di desa Beringin Taluk juga menyampaikan apresiasinya “Alhamdulillah, layanan adminduk melalui BPM ini sangat memudahkan. Orang tua tidak perlu lagi bolak-balik ke kantor Dukcapil. Sejak bayi lahir, kami langsung membantu proses pengurusan akta kelahiran dan Kartu Keluarga. Masyarakat merasa terbantu, terutama yang tinggal jauh dari pusat layanan,” ungkapnya.
“Sebagai tenaga kesehatan di lini terdepan, kami merasa bangga bisa menjadi bagian dari pelayanan negara dan masyarakat. Sinergi ini bukan hanya soal administrasi, tetapi juga bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat,” tutupnya.
Apresiasi masyarakat menjadi motivasi bagi Dukcapil untuk terus berinovasi dalam memberikan pelayanan publik yang berintegritas dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.
(YRZ:Dukcapil Kuansing)






